UPACARA MEMPERINGATI HARI RA.KARTINI
Saat upacara bendera bertepatan dengan peristiwa penting dalamsejarah seperti Hari Kartini, biasanya tema upacaranya akanmengangkat peristiwa itu. Mulai dari pemilihan lagu wajibnasional, hingga amanat dari guru atau kepala sekolah selakupembina upacara. Pada kesempatan ini kepala SMP Negeri 3 Seluas memberikan amanat yang berkaitan dengan perjuanganRA Kartini.
Amanat yang disampaikan kepala SMP Negeri 3 Seluas berisidorongan untuk meneladani sosok pejuang emansipasi wanitatersebut. .
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,Salam Sejahtera bagi Kita Semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan.
Yang terhormat,
Bapak/Ibu guru dan staf sekolah,
Serta siswa-siswi SMP Negeri 3 Seluas yang saya kasihi.
Sebelumnya, marilah kita ucapkan puji syukur kepada TuhanYang Maha Esa, yang telah memberikan kita nikmat begitubanyak dan tidak terhitung, sehingga kita bisa berada di tempatini untuk memperingati Hari Kartini.
Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk berdoa kepada TuhanYang Maha Esa, agar menempatkan ruh para pejuang wanita di surga-Nya. Sebab hari ini, 21 April 2025, bertepatan sekalidengan peringatan Hari Kartini.
Raden Ajeng Kartini merupakan pelopor pejuang wanitaIndonesia. Berkat perjuangan dan kegigihan beliau, perbedaangender antara pria dan wanita bisa dihapuskan. Sekarang posisiwanita sejajar dengan pria. Wanita tidak lagi dianggap sebagaisosok yang hanya berkutat di dapur.
Kini, wanita memiliki peran yang sama di seluruh linikehidupan. Maka dari itu, sepatutnyalah kita bersyukur karenamemiliki wanita Indonesia yang berjuang demi nasib kaumnya, membawa derajat kaum hawa terangkat dari jurang kenistaan.
Namun, persamaan kedudukan tersebut tidak serta mertamembuat para wanita bebas melakukan apa pun. Setiap orang, termasuk wanita, tetap terikat oleh nilai-nilai dan norma-normayang dipegang teguh negara kita.
Perjuangan Raden Ajeng Kartini juga patut dipertahankandengan cara mengajak para wanita Indonesia untuk lebihmenghargai dirinya sendiri, menjaga kehormatannya, dantentunya bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
Sering kita temui wanita-wanita Indonesia yang justrumenjerumuskan diri mereka dalam kenistaan. Mereka terlibatpergaulan bebas, dan berpangku tangan melihat penindasanterhadap kaum wanita lainnya.
Anak-anakku, siswa-siswi SMP Negeri 3 Seluas yang sayabanggakan,
Perjuangan cita-cita Kartini belum sepenuhnya berhasil. Masihbanyak wanita-wanita Indonesia yang membutuhkan dukungankita. Sering kita dengar nasib miris wanita yang mendapatkanpelecehan seksual, dirundung di sekolah, dan sebagainya.
Oleh sebab itu, marilah kita tingkatkan partisipasi kita dalammendukung dan menjaga hak-hak wanita, dimulai darilingkungan sekolah kita tercinta.
Sekian saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf apabila adasalah kata. Terima kasih atas perhatiannya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,Salam Sejahtera bagi Kita Semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan.
Share to :